Hasto Akhirnya Akui RUU HIP Usulan PDIP, Muhammadiyah Minta Cabut Segera !


0 komentar | ✍️ Apa Komentar mu ? Tulis komentarmu, klik disini
  Yes    Muslim    - Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto akhirnya mengaku Rancangan Undang-Undang Haluan Ideologi Pancasila (RUU HIP) diusulkan oleh fraksi partainya di DPR.

Belakangan usulan RUU HIP ini mengundang pro dan kontra di masyarakat. Sehingga, Hasto menyebut pihaknya membuka dialog dengan siapapun.

"Maka dengan adanya rancangan undang-undang yang kami usulkan, PDI Perjuangan tentu saja membuka dialog," kata dia dalam sebuah webinar, Minggu malam (28/6/2020).

"Kami selalu bermusyawarah, PDI Perjuangan bukan partai yang menang-menangan. Dibakar kantornya saja kita menempuh jalur hukum," ujarnya.

Pernyataan Hasto ini menjawab teka-teki soal fraksi pengusul RUU HIP. Selama ini fraksi-fraksi di DPR RI, terutama di Badan Legislasi (Baleg), enggan mengungkap



fraksi yang mengusulkan aturan itu. Mereka hanya menyebut RUU HIP adalah inisiatif DPR.

Anggota Panitia Kerja RUU HIP dari Fraksi Partai Demokrat Herman Khaeron sebelumnya juga sempat menyebut Fraksi PDIP di DPR RI sebagai inisiator rancangan perundangan itu.

Lebih lanjut, menurut Hasto, selama ini, ada pihak-pihak yang menunggangi isu RUU HIP dengan menjadikan PDIP sebagai partai yang ingin merubah Pancasila menjadi Ekasila dan Trisila.

"Tidak etis untuk mengatakan bahwa trisila atau ekasila bukan usulan dari PDI Perjuangan. Tetapi kita melihat bahwa itu dulu adalah suatu gagasan otentik dari bung Karno," ucap dia.

Ia menjelaskan, gagasan ekasila dan trisila muncul saat ketua BPUPKI Radjiman Wedyoningrat meminta Bung Karno untuk menyampaikan gagasannya terkait dengan dasar negara Indonesia.

Lalu Bung Karno mengajukan tiga alternatif, yaitu, pancasila, trisila atau ekasila yang merupakan intisari kepribadian bangsa Indonesia yakni gotong-royong.

"Tetapi itu adalah suatu perjalanan sejarah kita sebagai bangsa. Untuk itu hendaknya jangan ditunggangi kepentingan politik, karena PDI Perjuangan, kita yang paling kokoh di dalam jalan Pancasila itu. Kita enggak mungkin merubah pancasila karena itu digali Bung Karno," ucap dia.

Sumber: CNNIndonesia




Muhammadiyah Minta DPR Segera Cabut RUU HIP, Gak Pake Lama!


Sekertaris Umum (Sekum) Pimpinan Pusat Muhammadiyah Abdul Mu’ti menyesalkan pembakaran bendera PDI Perjuangan di tengah aksi massa menolak RUU Haluan Ideologi Pancasila (HIP) di depan Gedung DPR RI pada Rabu (24/6).

”Saya sangat menyayangkan pembakaran bendera PDIP di tengah aksi massa menolak RUU HIP. Secara hukum tindakan tersebut tidak bisa dibenarkan,” kata Mu’ti pada Minggu (28/6/2020).




Mu’ti menyebut, jalur hukum yang ditempuh PDIP lebih baik daripada melakukan aksi massa. Walaupun dilakukan secara damai, berbagai aksi massa berpotensi menimbulkan ketegangan dan kekerasan di masyarakat.

”Karena itu, saya mendesak DPR bisa segera mengambil keputusan mencabut  RUU HIP,” ujar Mu’ti.

Mu’ti menegaskan, DPR tidak perlu menunggu surat presiden karena sudah ada pernyataan resmi pemerintah yang tegas menyatakan menunda pembahasan RUU HIP. Jika DPR tidak segera mengambil keputusan, aksi-aksi massa akan terus terjadi.

”Tidak perlu menunggu 60 hari. Terlalu lama. Semua anggota DPR hendaknya menunjukkan sikap kenegarawanan dengan mengutamakan kepentingan bangsa dan negara di atas kepentingan dan gengsi golongan,” ucap Mu’ti, dikutip dari JawaPos.[]


📢 Republished byYesmuslim.info ] 

?? Terima Kasih Sudah Membaca ✔️ Hasto Akhirnya Akui RUU HIP Usulan PDIP, Muhammadiyah Minta Cabut Segera !

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Berkomentarlah yang baik dan sesuai dengan topik 👌,
Terima kasih atas perhatiannya. 🙂

Artikel Terkait Lainnya

Portal Muslim Terupdate !





Back to Top
  PERKEMBANGAN    COVID-19  

Subscribe | Daftarkan Email Kamu disini