Akhirnya TERJAWAB .. Teka Teki Kenapa Ibu Susi Tidak Masuk Kabinet Pemerintah Lagi di Periode Kedua ..


0 komentar | ✍️ Apa Komentar mu ? Tulis komentarmu, klik disini
  Yes    Muslim    - Susi Pudjiastuti, mantan Menteri Kelautan dan Perikanan dari Kabinet Kerja 2014-2019. Harus diakui beliau menjadi menteri yang paling populer dan cemerlang di era pemerintahan Jokowi periode pertama.

Tak salah kalau banyak yang mengira Bu Susi juga akan tetap menjadi menteri di era periode kedua Jokowi.

Namun ternyata Bu Susi tak lagi dipakai. Bahasa kasarnya 'ditendang'.








Hal ini yang mengherankan publik. Ada apa sebenarnya? Apakah Bu Susi memang sudah tidak mau lagi jadi menteri?



Akhirnya teka-teki itu terjawab tepat di Hari Kartini kemarin, 21 April 2020.

Di akun twitternya Bu Susi mengkonfrimasi jawabannya saat ditanya netizen.

"Maaf ibu sekedar bertanya
Knp ibu tdk lagi masuk dlm kabinet?
Tidak ditawari atw ditawari ibu tolak?

Asumsi sy (maaf klw salah), ibu tdk ditawari Krn ibu keras terhadap pelanggaran oleh kapal asing, asing memberikan tekanan terhadap pemerintah kehilangan duit investor, menghambat KKN di bea cukai," tanya @DinoSantana8.



Pernyataan ini dibalas Ibu Susi dengan jawaban "Anda betul".





Mf ibu skdr bertnya
Knp ibu tdk lagi masuk dlm kabinet?
Tidak ditawari atw ditawari ibu tolak?
Asumsi sy(mf klw slh), ibu tdk ditawari Krn ibu keras trhdp pelnggrn oleh kpal asing,asing mmbrikn tekanan trhdp pemerintah kehilangan duit investor, menghambat KKN di bea cukai



Susi Pudjiastuti


Dr. (H.C.) Susi Pudjiastuti (lahir di Pangandaran, 15 Januari 1965; umur 55 tahun)[3] adalah seorang Menteri Kelautan dan Perikanan dari Kabinet Kerja 2014-2019 yang juga pengusaha pemilik dan Presdir PT ASI Pudjiastuti Marine Product, eksportir hasil-hasil perikanan dan PT ASI Pudjiastuti Aviation atau penerbangan Susi Air dari Jawa Barat[3] . Hingga awal tahun 2012, Susi Air mengoperasikan 50 pesawat dengan berbagai tipe seperti 32 Cessna Grand Caravan, 9 Pilatus PC-6 Porter dan 3 Piaggio P180 Avanti. Susi Air mempekerjakan 185 pilot, dengan 175 di antaranya merupakan pilot asing. Tahun 2012 Susi Air menerima pendapatan Rp300 miliar dan melayani 200 penerbangan perintis.[4][3]

Saat ia menjabat sebagai Menteri Kelautan dan Perikanan, ia dikenal akan kebijakannya yang tegas terhadap penangkapan ikan ilegal. Namanya bahkan dikaitkan dengan kata "tenggelamkan" yang mengacu kepada hukuman penenggelaman kapal-kapal asing ilegal di perairan Indonesia.[5] Upaya ini pada akhirnya membuahkan hasil; penelitian yang diterbitkan di jurnal Nature menunjukkan bahwa kebijakan agresif Susi terhadap penangkapan ikan ilegal telah mengurangi upaya tangkap sebesar 25% dan berpotensi menambah jumlah tangkapan sebesar 14% dan keuntungan sebesar 12%.[6]

Penghargaan


  • Purwa citra Priangan Award untuk Peningkatan Kehidupan Nelayan dari Pikiran Rakyat. Tahun 2004
  • Pelopor Wisata dari Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Jawa Barat tahun 2004
  • Pelopor Ekspor Ikan Laut dari Gubernur Jawa Barat 2005
  • Young Entrepreneur of the Year dari Ernst and Young Indonesia tahun 2005
  • Primaniyarta Award for Best Small & Medium Enterprise Exporter 2005 dari Presiden Republik Indonesia. Tahun 2006
  • Metro TV Award for Economics-2006,
  • Inspiring Woman 2005 dan Eagle Award 2006 dari Metro TV, Indonesia
  • Tokoh Wanita Inspiratif Penggerak Pembangunan, dari Gubernur Jawa Barat2008
  • Saudagar Tatar Sunda dari Kamar Dagang dan Industri Jawa Barat. Tahun 2008
  • Berprestasi Award dari PT Exelcomindo tahun 2009
  • Sofyan Ilyas Award dari Kementerian Kelautan dan Perikanan. Tahun 2009
  • Indonesian Small & Medium Business Entrepreneur Award dari Kementrian Koperasi dan UKM Republik Indonesia. Tahun 2010
  • Ganesha Widyajasa Aditama Award dari ITB. Tahun 2011
  • Award for Innovative Achievements, Extraordinary Leadership and Significant Contributions to the Economy, APEC. Tahun 2011
  • People of The Year 2013 dari Koran Sindo. Tahun 2014
  • Person of The Year 2014 dari Warga Kota Solo. Tahun 2015
  • Kanjeng Ratu Ayu (KRAY) Susi Pudjiastutiningrat, dari Keraton Surakarta Hadiningrat. Tahun 2015
  • Perempuan Pertama yang Menjabat Menteri Kelautan dan Perikanan, dari Museum Rekor Indonesia (MURI). Tahun 2015
  • Penghargaan Perempuan Jawa Barat, dari Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI Jawa Barat). Tahun 2015
  • Penghargaan 10 Nopember dari Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya (ITS Surabaya). Tahun 2015
  • Tokoh Publik Inspirasional Tahun Ini, Public Relation Award and Summit, dari Serikat Perusahaan Pers. tahun 2016
  • Leaders for a Living Planet Award dari WWF, 16 September 2016, sebagai penghargaan atas perannya dalam memajukan pembangunan sektor perikanan yang berkelanjutan, pelestarian alam laut, dan pemberantasan pencurian ikan.[23]
  • Doktor Honoris Causa oleh Universitas Diponegoro pada 3 Desember 2016.[24]
  • Peter Benchley Ocean Awards. Tahun 2017
  • Seafood Champion Award dalam acara Seaweb Seafood Summit yang diselenggarakan di Seattle, Washington, Amerika Serikat 5 Juni 2017.[25]
  • The BBC 100 Women. Tahun 2017
  • Doktor Honoris Causa bidang keilmuan management dan konservasi sumberdaya kelautan Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya (ITS Surabaya). November Tahun 2017
  • Srikandi Nekat Award dari Yayasan Retno Sekar Budoyo pada 25 Februari 2018
  • Creative & Innovative Person of the Year; Indonesian Choice Awards NET. 5.0. 29 April 2018




📢 Republished byYesmuslim.info ] 

?? Terima Kasih Sudah Membaca ✔️ Akhirnya TERJAWAB .. Teka Teki Kenapa Ibu Susi Tidak Masuk Kabinet Pemerintah Lagi di Periode Kedua ..

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Berkomentarlah yang baik dan sesuai dengan topik 👌,
Terima kasih atas perhatiannya. 🙂

Artikel Terkait Lainnya

Portal Muslim Terupdate !





Back to Top
  PERKEMBANGAN    COVID-19  

Subscribe | Daftarkan Email Kamu disini