Knud Valdemar (Mantan Biarawan) Denmark, Yang Berjihad Melawan Penjajahan Italia




  Yes    Muslim    - Knud Valdemar Gylding Holmboe lahir pada 22 April 1902, sebagai anak tertua dari keluarga pedagang yang terpandang di kota Horsens, Denmark.

Sejak remaja, Knud sudah tertarik dengan ilmu filsafat dan agama dan dalam usia muda, Knud sudah bekerja sebagai wartawan magang dan menulis untuk sejumlah koran lokal di Denmark.

Pada usia 20 tahun, Knud menyatakan memeluk agama Katolik dan tinggal di sebuah seminari di Clairvaux, Prancis. Dengan cepat ia membaur dalam kehidupan biara dan ingin memperdalam ilmu agamanya ke tempat lain.

Tahun 1924, ia pun pergi ke Maroko dan di negara inilah ia malah mengenal Islam. Knud sering menemui seorang syaikh di sebuah masjid kecil di kawasan pegunungan di negara itu. Dari pertemuan-pertemuan itu, Knud menyadari bahwa hatinya terpaut pada Islam. Setahun kemudian, ia pun mengucapkan dua kalimat syahadat.

Pulang ke Denmark, Knud menerbitkan buku pertamanya “Poems” berisi tulisan-tulisannya tentang kematian, kehidupan, keyakinan dan gurun pasir. Tak lama setelah buku pertama, Knud menerbitkan buku tentang pengalamannya selama tinggal di Maroko berjudul “Between the Devil and The Deep Sea – a dash by plane to seething Morocco”.
Tahun 1925, Knud melakukan perjalanan ke Timur Tengah, mulai dari Suriah, Palestina, Yordania, Irak dan Persia. Ia menyaksikan sendiri pertikaian politik di Baghdad dan Palestina, yang menjadi cikal bakal ketidakstabilan situasi Timur Tengah hingga sekarang.

Setelah Timur Tengah, pada tahun 1927, ia mengunjungi kawasan Balkan bersama isterinya yang baru dinikahinya. Di Albania, ia menyaksikan bagaimana orang-orang Italia menindas komunitas Muslim.

Knud menulis dan mengirimkan banyak artikel serta foto apa yang ia saksikan di Albania ke media massa di Denmark. Salah satunya yang memicu kontroversial adalah artikel Knud tentang tindakan penguasa Italia menggantung seorang pendeta Katolik terkemuka Albania. Cerita itu menyebar ke seluruh Eropa dan membuat otoritas Italia marah besar.

Saat kembali ke Denmark, Knud mencoba keberuntungannya dengan menjadi editor di sebuah koran lokal. Tapi kesulitan ekonomi membuatnya memilih meninggalkan Denmark. Bersama istrinya, Nora dan puterinya, Aisha, Knud pindah ke Maroko. Knud juga mengganti namanya menjadi Ali Ahmed El Gheseiri, yang merupakan terjemahan bebas nama asli Knud ke dalam bahasa Arab.

Ikut Jihad Melawan Italia

Tahun 1930, Knud melakukan perjalanan yang membuatnya menjadi terkenal. Dengan menggunakan mobil Chevrolet Model 1929 dari Maroko melintasi gurun Sahara menuju Mesir.

Saat melewati Libya, Knud lagi-lagi menyaksikan perlakuan buruk penguasa Italia yang saat itu menjajah Libya, terhadap masyarakat Muslim di negeri itu. Orang-orang Italia itu menggantung, mengeksekusi, menyerang, menyiksa penduduk Muslim serta merusak sumber nafkah mereka sehingga penduduk Muslim di Libya hidup dalam kemiskinan.. Knud menulis dan mengambil foto-foto apa yang disaksikannya di Libya.

Penguasa Italia di Libya tidak tinggal diam. Mereka menangkap Knud di kota Derna dan mengusir Knud dari Libya. Sejak itu, Knud memutuskan untuk bergabung dengan gerakan perlawanan rakyat Libya yang dipimpin oleh Syaikh Omar Al-Mokhtar.


[Syaikh Omar Al Mokhtar]
Knud tetap melanjutkan perjalanannya ke Mesir. Di negeri Piramida itu, ia berjuang keras meyakinkan masyarakat Muslim di Mesir untuk membantu jihad muslim Libya melawan penjajahan Italia.

Knud sedang bersiap-siap membawa bantuan dengan karavan ke kota Al-Kufra, Libya, ketika duta besar Italia untuk Mesir meminta otoritas Inggris dan Mesir menangkap dan menjebloskan Knud ke penjara. Sebulan lamanya ia mendekam di penjara, lalu dipulangkan dengan kapal laut ke negara asalnya, Denmark.

Di Denmark, Knud menuliskan kekejaman penjajahan Italia di Libya dalam bukunya “Desert Encounter”, yang dengan cepat menjadi buku terlaris di Denmark dan beberapa negara Eropa lainnya, serta di AS. Di Italia, buku itu dinyatakan terlarang hingga tahun 2004.

Pemerintah Italia menghabiskan dana ribuan dollar untuk melakukan kampanye hitam terhadap buku Knud tersebut dan memanfaatkan media massa di Italia untuk membantah semua tulisan-tulisan Knud tentang kejahatan perang Italia di Libya.


Tahun 1931, Knud kembali melakukan perjalanan. Kali ini ia berencana ke Mekkah untuk menunaikan ibadah haji. Dalam perjalanannya, ia menyempatkan diri bertemu dengan para pemimpin dan tokoh perlawanan Libya yang diasingkan ke Turki, Yordania dan Suriah.

Saat berada di Suriah, masyarakat Arab sedang melakukan demonstrasi besar-besaran di depan kantor konsulat Italia di Damaskus. Lagi-lagi Knud diusir dari Suriah. Knud boleh masuk ke Yordania dan melanjutkan perjalanannya ke Mekkah, setelah kantor konsulat Denmark di Istanbul menyampaikan proters keras atas perlakuan terhadap Knud.

Dibunuh Saat Menuju Mekkah

Pemerintah Italia masih menyimpan rasa khawatir terhadap Knud. Mereka takut Knud akan menyerukan jihad melawan Italia sesampainya di Mekkah. Untuk itu, Italia melakukan berbagai cara untuk mencegah Knud agar tak sampai ke Mekkah.

Knud mengalami berbagai macam percobaan pembunuhan ketika masih berada di Amman, Yordania. Namun Knud tetap pada rencananya semula untuk pergi ke Mekkah. Ia membeli seekor unta dan melanjutkan perjalanannya ke Aqaba. Di sini, ia harus menunggu izin masuk ke wilayah Kerajaan Saudi.

Tanggal 11 Oktober 1931, Knud meninggalkan untanya di dekat perbatasan Saudi. Ia konon sedang bermalam di dekat oasis Haql ketika sekelompok suku Arab Badui mendatanginya. Suku di Saudi itu dikenal sebagai sekutu orang-orang Italia yang menguasai wilayah itu.

Mereka menyuruh Knud untuk melanjutkan perjalanan sendirian dan di tengah jalan antara Al-Haql dan Humayda, Knud diserang dan disergap. Tapi malam itu juga, Knud berhasil meloloskan diri, ia berenang menjauhi bibir pantai. Saat kelelahan dan terdapar di sebuah pesisir pantai, suku Arab Badui menemukan Knud dan langsung menembaknya hingga tewas. Usia Knud saat itu baru 29 tahun. Jenazahnya dikubur di dekat pantai.


Petugas perbatasan Yordania Arif Saleem berusaha mengejar seorang syaikh, pemimpin kelompok yang dicurigai sebagai pelaku pembunuhan terhadap Knud. Saleem berhasil menangkapnya di wilayah Aqaba dan menginterogasinya selama beberapa jam. Tapi atas perintah komandan pasukan Inggris John Glubb, syaikh itu akhirnya dibebaskan.

Beberapa bulan kemudian, tersiar kabar bahwa sejumlah anggota suku yang membunuh Knud, melakukan bunuh diri massal ketika tentara-tentara yang setia dengan Raja Ibnu Saud menghancurkan kamp-kamp mereka.

Tulisan, buku-buku dan foto-foto karya Knud menjadi warisan bersejarah yang sangat penting. Setelah Perang Dunia II usai, Italia diseret ke pengadilan internasional, tapi masyarakat Muslim di Libya tidak pernah menerima kompensasi atas kekejaman yang dilakukan pemerintah Italia selama menjajah Libya. Jenazah Knud juga tidak pernah dipulangkan ke Denmark. (ln/oi).





Allahuakbar !
Mualaf Pembela Islam..
Bagaimana Dengan Kita ? Sudahkah Kita Membela Islam ?

Sumber :



📢 Republished byYesmuslim.info ] 


Terima Kasih Sudah Membaca ✔️ Knud Valdemar (Mantan Biarawan) Denmark, Yang Berjihad Melawan Penjajahan Italia



Selengkapnya

Tinju Muhammad Ali yang Robohkan Kemustahilan

  Yes    Muslim    -  Suatu saat pada pengujung 2001, aktor tenar Will Smith lengkap dengan celana dan sarung tinjunya tampak gagah menghindari pukulan-pukulan jab seorang pak tua. Di hadapannya, pak tua dengan pakaian jas rapi itu terus mendaratkan pukulan ke arah Smith. Lemah, namun pukulannya akurat, meski tangan kirinya tampak bergetar hebat.

Berbeda dengan Smith yang tampak menghindar dengan serius, pak tua terlihat tersenyum bahagia tanpa menghiraukan sorot kamera di sekeliling keduanya. Lelah pukulannya meleset, pak tua bernama Muhammad Ali ini lalu meniup Smith dengan mulutnya.





Fuuuh… seketika, aktor kulit hitam itu langsung roboh. Semua tertawa, termasuk orang-orang di sekitar yang ketika itu sedang hadir dalam konferensi pers pemutaran film berjudul ‘Ali’ Desember 2001 silam.

Demikianlah Ali. Kisah hidupnya mampu menarik minat studio penghasil karya audio visual terbesar dunia, Hollywood, untuk memfilmkannya. Tentu bukan sebuah cerita biasa sehingga Hollywood mau mengangkatnya.

Ali melegenda sebagai petinju asal Amerika Serikat yang punya raihan tiga kali juara dunia di tingkatan paling bergengsi, kelas berat. Ketika pensiun pun, Ali masih sanggup jadi juara sejati di tingkatan yang lebih tinggi, yakni kehidupan sebenarnya.

Ring tinju bukan sekadar  tempat dia menghajar lawan-lawannya. Lebih dari itu, Ali menjadikan arena baku pukul sebagai kendaraan baginya melawan tirani terhadap bangsanya. Yaitu, rakyat Amerika bahkan dunia yang ditakdirkan berkulit hitam.





Dilahirkan 17 Januari 1942, Ali mulai menyadari ketika beranjak remaja betapa mengerikan nasib yang harus diterima orang kulit hitam. Saat itu, wilayah tempat tinggalnya di Kentucky sangat tak aman bagi dia yang berkulit gelap. Saban hari, Ali kerap terlibat keributan dengan orang-orang kulit putih yang meremehkan dirinya.

Hingga suatu ketika kabar tentang dimutilasinya seorang remaja kulit hitam berumur 14 tahun oleh kelompok radikal antikulit hitam Amerika, Klu Klux Klan (KKK) jadi puncak kecemasan Ali. Kisah yang jadi headline dunia pemberitaan saat itu menginspirasi Ali untuk bisa melindungi diri dan bangsanya dengan belajar tinju.

Terlebih, ketika itu dia juga sempat mendapat perlakuan mengesalkan saat sepedanya dicuri ketika menyaksikan sebuah acara di Columbia Auditorium pada  1954.

Ali yang saat itu masih menyandang nama lahir Cassius Marcellus Clay Jr lalu merintis langkahnya dengan memasuki sasana yang memfasilitasi pada dunia tinju amatir.  Sasana milik seorang anggota kepolisian, Joe Martin, itu pun jadi awal sejarah terlahirnya petinju terbesar sepanjang sejarah.

Seperti yang sudah tersaji dalam ragam literatur, Ali sanggup jadi petinju yang paling disegani hanya dalam waktu kurang dari lima tahun. Menyandang nama baru, Muhammad Ali ketika jadi juara dunia pada usia 22 tahun, tak butuh waktu lama pula baginya untuk bertransformasi dari petinju disegani menjadi sosok dihormati.





Jalan sang mualaf untuk meniadakan sekat antara si hitam dan si putih lalu terbuka lebar ketika justru dia dilarang bertinju selama tiga tahun. Haknya yang dicabut karena menolak ikut wajib militer semasa Amerika berperang melawan Vietnam dekade 1960 berujung di jeruji besi.

Tak disangka, Ali yang tak pernah lelah menyatakan diri sebagai ‘The Greatest’ di hadapan orang-orang kulit putih justru mendapat dorongan moral luas. Bukan hanya dari bangsa kulit hitam. Saat itu, ribuan mahasiswa kulit putih Howard University menuntut hak Ali dikembalikan.

Tahun 1971, pemerintah Amerika tunduk kepada gugatan konstitusi yang dilayangkannya. Ali lalu kembali ke ring tinju dan terus berjuang menegaskan tonggak kehebatan kulit hitam sebagai ras yang setara.

Keberhasilan Ali menaklukkan ragam pandangan diskriminasi hingga kerangkeng larangan dari negara jadi awal terhapusnya praktek diskriminasi yang sebelumnya sangat parah di Amerika. Paman Sam mulai membuka pintu dan akses luas bagi seluruh kulit hitam untuk mendapatkan kesetaraan.

Suatu hal yang sebelumnya, selama ratusan tahun sejak Amerika berdiri 4 Juli 1776 mustahil untuk diwujudkan. Sejak saat itu, Ali tak hanya dipandang sebagai olahragawan fenomenal berkulit hitam, namun lebih dari itu. Ali menabsihkan diri sebagai agen perubahan dunia yang sukses merobohkan kemustahilan dengan tinjunya.

“Mustahil hanyalah sebuah rangkaian kata yang tampak besar di antara orang-orang kerdil yang seharusnya mengeksplorasi kekuatan mereka untuk mengubah kemustahilan itu. Mustahil bukanlah sebuah fakta, tapi tak lebih dari sekedar opini. Mustahil bukan hasil dari sebuah deklarasi. Di dalamnya justru ada keberanian. Mustahil itu sementara. Mustahil itu sebenarnya sama sekali tidak ada,” ucap Ali tentang semua anggapan rasa mustahil yang terbukti bisa dirobohkannya.

Kini Ali telah tiada setelah Sang Pencipta memanggilnya 4 Juni 2016. Jenazahnya pun telah dikebumikan di tanah kelahirannya, Kentucky.  Smith yang dulu memerankan sosok Ali dalam film pun tak menampik besarnya perubahan yang ayah dari Laila Ali itu perbuat semasa hidup.

“Engkau telah mengguncang dunia. Mentorku, temanku. Kau mengubah hidup kami. Sekarang, beristirahatlah dengan tenang,” kata aktor yang Februari lalu memboikot penghargaan Oscar 2016 karena dinilai bernuansa rasialis. - Sumber


📢 Republished byYesmuslim.info ] 


Terima Kasih Sudah Membaca ✔️ Tinju Muhammad Ali yang Robohkan Kemustahilan



Selengkapnya

Warga Spanyol Semakin Banyak Yang Mengucapkan Syahadat

  Yes    Muslim    - Interaksi Spanyol dengan Islam dimulai pada abad ke-9 dalam ekspansi Islam ke Eropa. Beberapa abad dekade kemudian, pada 1942, terjadi gelombang pengusiran umat Islam di negara yang beribukotakan Madrid itu.

Beberapa Muslim yang masih menetap di Spanyol pada masa itu mengaku beragama Katolik agar tidak diusir. Namun, mereka tetap mempraktikkan ajaran Islam. Kecenderungan ini memudar dari waktu ke waktu dan kehadiran Muslim di negara penganut sistem monarki konstitusional itu menghilang sampai 1960-an.

Awalnya, banyak orang Maroko memasuki industri pariwisata di pantai Mediterania. Mereka sering berusaha untuk masuk ke Prancis.Profil dari Maroko ini mulai bergeser dan mereka mulai datang dari daerah Maroko, Spanyol utara, dan menetap di Catalonia.

Dilansir dari euro-islam.info, karena berbatasan dengan Spanyol, tepatnya di perbatasan utara, gelombang imigran terbesar datang dari Maroko. Banyak imigran mulai menetap di Spanyol hingga akhir 1970-an dan diperkirakan ada 100 ribu orang Maroko di Barcelona.

Sejak 1980-an, pertumbuhan populasi Muslim terjadi karena reunifikasi keluarga. Estimasi saat ini menempatkan penduduk Muslim Spanyol berjumlah 500 ribu, terutama Maroko. 




Selain bangsa Maroko, juga terdapat warga Suriah, Lebanon, Yordania, dan Irak yang datang sebagai mahasiswa dan pengusaha. Pada 1977, angka ini semakin bertambah karena mencakup pengungsi Palestina dan pada 1979 pengungsi Iran.

Kendati demikian, kelompok penting dari umat Islam di negara ini terdiri bukan dari migran, melainkan warga Spanyol asli yang memutuskan memeluk Islam. Pada 1970-an telah terjadi peningkatan tajam terkait jumlah orang Spanyol yang memeluk Islam.

Hal ini terjadi karena kebutuhan untuk memulihkan identitas autentik Spanyol pada masa pemerintahan Muslim. 

Hasilnya, pada pertengahan 1990-an, jumlah mualaf mengisi setengah dari populasi Muslim Spanyol. Perkiraan saat ini jumlah mualaf di Spanyol sekitar enam ribu orang.





📢 Republished byYesmuslim.info ] 


Terima Kasih Sudah Membaca ✔️ Warga Spanyol Semakin Banyak Yang Mengucapkan Syahadat



Selengkapnya

KISAH NYATA : abdul malik jabbar, Mantan PUNK RADIKAL yang Masuk Islam





  Yes    Muslim    - (Salam) "Nama saya abdul malik jabbar. Saya masuk Islam insya Allah 24 tahun yang lalu. Sebelum ini saya adalah seorang musisi heavy metal punk . Saya tumbuh dengan pendidikan yang baik. Tapi saya pemberontak, aku seperti versi manusia dari Iblis (setan) dalam cara memberontak . Saya tidak akan mengangguk untuk apapun . Saya mempertanyakan segala sesuatu yang telah diajarkan . Saya mempertanyakan sejarah, saya mempertanyakan bahwa ada sejarah (history), ada "ceritanya" (His story)
Semuanya kebenaran dan semuanya kebohongan dan saya memberontak terhadap cara Inggris dari segala sesuatu. Saya tidak pernah mabuk, saya tidak pernah melakukan hal-hal seperti itu"

(Abdul adalah orang yang pintar, mengkritisi segala sesuatu tapi tidak bisa menyaring mana opini dan mana fakta. Saya jadi teringat dengan beberapa teman yang cerdas, kritis tapi seperti Abdul ini. Tidak tahu mana opini dan mana fakta, bahkan terkadang mencampurkan antara keduanya. Intinya, cerdas tapi tak punya landasan iman yang kuat akan membuat kebimbangan)


"Tapi dulu aku pikir saya akan memberontak terhadap sistem. Saya rasa pemerintah tidak adil
Saya akan melakukannya lewat musik. Alhamdulillah, jadi saya membuat musik yang mengkritik pemerintah dan yang mengkritik masyarakat di tempat saya tinggal. Memikirkan hal ini akan membuat saya bahagia. Kebahagiaan tidak datang dari luar, kebahagiaan datang dari dalam.
Tapi saya tahu sekarang bahwa kebahagiaan adalah apa pun, kehidupan itu sendiri berasal dari Allah Subahanahu wa Taala.
Saat itu saya berpikir bahwa aku bisa membuat diriku senang melalui musik.              
Saya berpikir dari ide saya sendiri dan gagasan orang lain, akan membuat hidup saya lengkap."

(Ia seorang yang sangat perduli dan mempunyai rasa sosial yang tinggi, tapi lagi-lagi tidak ada yang membimbingnya sehingga ia mencoba menemukan jalannya sendiri)

"Jadi apa yang saya lakukan? Saya bermain musik keras yang berbeda untuk generasi saya dan mentattoo dan saya ditindik. Sebelumnya semua orang tidak akan melakukan hal ini. Sekarang memang hal umum tetapi 10 atau 20 tahun yang lalu itu tidak biasa dan itu sangat jarang.
Anda dapat melihat lubang di telinga saya, mereka tidak saya dapat dari pertempuran di Afghanistan (astaghfirullah)
bekas piercing di telinganya, bisa dibayangkan berapa banyak yang ia gunakan saat itu.

sayangnya ini saya dapat karena kebodohan saya sendiri.
Kami melakukan hal ini dan hidup dengan konsekuensi"

MC: "Apakah Anda ingin menunjukkan sedikit dada Anda? saya ngin melihat tattoes di leher And"

"Ini akan sulit, jika saya katakan tattoes terdapat dari sini di kanan di seluruh dan ke bawah"

MC: "Tidak masalah, bukan seluruhnya, bisa Anda menunjukkan leher Anda sedikit?"
(Abdul menunjukkan tatto-tattonya)
Lihat tangan dan dadanya
"Masha Allah, aku mengerti Anda keturunan Irlandia dari pihak ayah. Subhanallah, check it! Subhanallah, la ilaha illallah. Anda bisa membayangkan orang seperti dia, dia waktu itu."


(Masya Allah, begitulah hidayah datang. Seseorang seperti dia yang mungkin terlihat sangat mengerikan dulunya ternyata bisa masuk Islam. dan, Ingat! bagi yang pengen merusak-rusak tubuh berpikirlah dulu. Kalau sudah rusak, tidak akan bisa diperbaiki lagi. Tattoo contohnya. Itulah mengapa Allah melarang kita untuk merusak tubuh sendiri. Sudah diberi tubuh yang baik lagi indah, maka jagalah)

"Sekarang saya duduk dengan saudara kita, ia memiliki cahaya di wajahnya karena cahaya dari Hidayah, cahaya islam dan bimbingan. Dari kegelapan heavy metal, seperti apa yang sudah dia katakan. Itu adalah jalan setan, bukan?"

Abdul : "Ya, saya mengatakan hal itu. termasuk kemarahan yang dilakukan karena berbagai alasan apapun. Kemarahan pada masyarakat, marah pada hal yang tidak saya mengerti, Ada banyak hal lebih dalam hidup daripada sekedar uang, properti dan kekayaan. Hal ini ... yang semua orang katakan sebagai makna hidup"

(Jenis musik heavy metal punk ia akui sebagai jalan setan. Mereka marah untuk berbagai hal-hal yang tidak jelas, Saya jadi teringat sepotong lagu dari grup band aliran rock yang terkenal mereka mengatakan bahwa "Rock selamanya adalah musik setan!". Hmm, benarlah kalau musik itu menjadi jalan maksiat agar manusia berpaling dari tuhannya)


"Saya diberitahu bahwa Tuhan itu ada dan saya diminta untuk mencari dimana ia berada. Aku melihat setiap 'isme' (kepercayaan). Aku punya pendidikan universitas yang baik. Saya tidak setuju dengan semuanya. Akhirnya saya melihat Kristiani. Dan mereka mengatakan bahwa Allah Subhanahu wa Taala memiliki seorang anak. Saya tidak bisa menerima ini. Jika Tuhan membutuhkan anak itu berarti bahwa ia adalah sebuah kelemahan seperti membutuhkan udara. Jika Anda memiliki anak, Anda bisa mati, dan dia mengambil alih. Mengapa kau memerlukan semua ini jika kau Maha Menopang dan Maha Berkuasa? Jadi ini tidak masuk akal"
(Ingat surat al Ikhlash bahwa Allah tidak beranak dan tidak pula diperanakkan? Benar. Jika Tuhan memiliki anak maka apa ketika tuhan mati lantas anaknya menggantikan? Lalu jika tuhan kekal dan tidak pernah mati, apakah tugas seorang anak tuhan? Saya teringat ketika mempelajari "Muqoronatul Adyan" (Perbandingan Agama) ketika di pesantren, kami susah sekali memahami trinitas. Banyak pertanyaan yang membingungkan kami bagaimana posisi tiga tuhan itu sebenarnya dan siapa yang menjadi tuhan sesungguhnya)

"Aku melihat Hindu, mereka menyembah patung. Dan aku berkata kepada salah satu dari mereka, "jika aku menghancurkan patung Anda, akan patung Anda datang dan menyakiti saya?". Aku bahkan tidak tahu tentang Islam. Dia berkata, "Anda tahu, itu akan menjadi hal yang mengerikan". Jadi, jika saya membuang patung, apakah patung Anda akan membunuhku?. Saya pikir itu konyol. Ini adalah omong kosong. Aku mencari agama Jewis. Saya pikir ini tidak bisa menjadi agama, ini adalah rasisme dan saya bukan. Jadi bagaimana saya bisa melakukan sesuatu? Saya bukan bagian dari klub itu. Saya tidak tertarik. Tuhan menciptakan segalanya, bukan hanya satu orang. Aku melihat semua filosofi yang berbeda. Marxisme, isme, kisms ... kism dan isme. Dan pada akhir hari mereka semua buatan manusia, diproduksi. Dibuat oleh manusia, dari ego manusia dan ini saya tidak mengerti."

(Seperti kisah nabi Ibrahim yang menghancurkan berhala sembahan dan berkata "bukan aku yang menghancurkan patung-patung lain. tapi dia" *menunjuk sebuah patung paling besar*  lantas penyembah berhala itu berkata "bagaimana mungkin dia bisa menghancurkan patung2 kecil lainnya? dia hanyalah patung, tidak mungkin bisa melakukan itu!". Mereka sudah mengakui kebodohan mereka sendiri, menyembah sesuatu yang tidak mempunyai daya upaya)

"Dulu, saya pernah berjalan di sepanjang Kensington dan ada seseorang yang memiliki selebaran, ia melakukan sebuah versi awal dari dakwah. Tidak ada dakwah 20 tahun yang lalu. Yang ada hanya sedikit muslim. mereka beralih atau mengkonversi. Convert adalah untuk berubah, dan revert adalah kembali. saya kembali ke kecenderungan alamiah saya harus berada di tempat pertama. Tidak ada ruang untuk berubah. Jadi saya mengambil brosur itu, dan aku melihat kata 'Islam' dan saya berpikir 'apa hal ini?    

(Saya kurang mengerti penggunaan kata convert dan revert yang ia maksud disini. Nah, liat highlight. sebuah brosur mengantarkannya berkenalan dengan Islam. Dakwah bisa dimulai dari hal kecil, tergantung bagaimana Allah menghidayahi seseorang. memberi hidayah tugas Allah dan kita tidak berhak, kita hanya berkewajiban untuk berdakwah saja)


Setelah ini ada kisah Abdul menemukan dan belajar Islam, dan kesulitannya saat akan meresmikan keislamannya.


"Ketika saya masih kecil, nenek saya ... karena saya dibesarkan bersama kakek nenek saya, mereka  membawa saya ke hyde park. Jadi saya terbiasa untuk melihat graffiti Arab di dinding. Dan saya suka skripnya. Aku berharap aku bisa mengerti apa yang dikatakan. Di suatu tempat yang dalam, ada sesuatu yang melekat dalam diri saya. Karena, ketika aku dapat selebaran ini dan mengatakan bahwa Islam di dalamnya. Saya ingin mencari tahu. Sangat sedikit buku tentang Islam. Saya menemukan satu, dan itu karangan Ghulam Sarwar "Keyakinan dan ajaran Islam" dalam edisi pertama. Sekarang sudah edisi ke-9. Edisi yang sangat langka waktu itu, dan saya membacanya. Alhamdulillah saya melihat naskah itu lagi, dan saya pikir "ha! Jadi, apakah ini agama memiliki naskah itu? sebagai anak muda saya berpikir 'apa hal ini?’. Aku pandai seni. Saya pikir naskah itu indah. Dari semua naskah ini adalah yang paling indah di dunia. Saya melihat hal ini dan saya membaca dan saya baca. Dan kemudian saya membaca satu hal,(Abdul melantunkan surat al- Ikhlash).

Surah Al-Ikhlash. Tentang pengesaan Allah Ta'ala. Yang telah mencerahkan Abdul, begitupun banyak muallaf lainnya yang merasa mendapat hidayah setelah membaca surah ini.


(Hanya dari selembar kertas selebaran, kenangan tentang grafiti arab di dinding sampai akhirnya dibimbing Allah menemukan Islam. Subhanallah. Siapa yang bisa menyangka? Adalah Qur'an dengan jutaan kebaikan yang dimilikinya. Termasuk skripnya berupa kaligrafi yang sangat indah baik bentuk dan maknanya)

"Ini mengubah hidup saya. Untuk mengatakan bahwa "Allah adalah Satu", untuk mengatakan bahwa segala ciptaan pasti memiliki pencipta. Tidak akan ada istilah pencipta pertama. Jika Anda arsitektur, dan ada beberapa arsitek maka mereka semua harus berjuang untuk memiliki kuasa. Anda harus memiliki kesatuan "Ikhlash". Untuk mengatakan Allah itu Esa, Yang Mutlak. Dia harus mutlak. Jika tidak ada absolut, jika tidak ada kelengkapan maka ia parsial. Jika dia parsial, maka dia bukan Tuhan Semua. Jadi dia tidak bisa menjadi Tuhan, Sang Pencipta.
"Dia tidak melahirkan" tentu saja, kita adalah ciptaan-Nya, terpisah dari dia. Dalam teks itu adalah 'ciptaan' tapi ia terpisah dari Sang Pencipta. Dia tidak membutuhkan seorang putra, ia tidak perlu anak perempuan, istri-semua kekacauan yang kita miliki di bumi. Dan "Dia juga tidak diperanakkan" bagaimana bisa Dia membuat orang atau sesuatu yang lain? jika sesuatu yang diciptakan-Nya dan yang harus lebih kuat adalah Allah."

(Penafsiran Al-Ikhlash yang luar biasa dari seseorang yang saat itu belum mengenal Islam. Logikanya menemukan kebenaran sejati. Dia yakin tuhan cuma satu. Karena kalau ada beberapa tuhan maka masing-masing akan saling berebut untuk menjadi yang paling berkuasa)

MC: sehingga itu berdampak pada Anda? 

"Tidak ada yang menyamai-Nya" Ini yang memiliki dampak. Untuk mengatakan "tidak ada yang bisa menyamai-Nya" di seluruh alam semesta, di seluruh segala sesuatu yang kita hanya dapat melihat sejauh galaksi dengan teleskop Hubble, kita dapat melihat hal-hal ... apa pun. Ini jauh kita bisa pergi. Sekarang di luar itu berapa banyak alam semesta yang ada dan tujuh lapis langit, dll etc. Dan tidak ada yang seperti Dia maka Dia adalah Tuhan Semua. Dan jika ia adalah Tuhan dari semuanya kenudian apa yang harus kulakuakn di atas kakiku? Aku harus mendongak. Karena Dia menempatkan saya di sini, maka aku harus berterima kasih.

MC: Bagaimana Anda menerimanya?


Tidak ada di sekitar sini tempat untuk bertanya, saya tidak ingin bertanya banyak saudara di jalan karena ada orang-orang melihat sekeliling kemudian tidak ada feeling terhadap islam. Tidak ada literatur tentang Islam, tidak ada meja dakwah dengan 'ambillah selebaran ini, saudaraku’, tidak ... 

MC: sehingga Anda mengeluh tentang ini, bukan? Pada saat Anda mengatakan 'Anda harus Islam'

Aku berharap harus memiliki itu, Aku tidak berbaur dengan orang-orang untuk mendapatkan kebenaran tentang Islam.

MC : Allah dengan pengetahuan di mana-mana, Dia tidak sendiri. 

Ya, Dia tidak di mana-mana. Dengan Ilm Nya (pengetahuan).

(pertanyaan ini pernah diajukan ustadz saya. "Dimana Allah?", tanyanya. Ia memberikan dua pilihan. Di Arsy-Nya yang agung lagi luas atau Allah ada dimana-mana? Jawaban kami beragam. Masing-masing mempunyai dalil yang kuat. Lantas beliau menjawab, " Posisi Allah berada di Arsy-Nya yang agung lagi luas sedangkan yang berada dimana-mana sampai lubang semut itu adalah ma'rifat (pengetahuannya). Saat itu saya tersadar, berarti saya belum benar-benar mengenal Allah sampai tak tahu hal ini)

MC : Sangat baik, Anda berbicara tentang agama, anda berkomentar tentang agama dalam kotak. Islam tidak dalam kotak (maksudnya terkungkung), Islam untuk semua orang. 

Manusia yang membuat batas-batasnya, padahal itu tidak memiliki batas. Ketika saya melihat hal ini, kemana aku akan pergi? Jadi saya mencari buku telepon. Ya, pada masa itu ada buku telepon. aku melihat di luar sana dan saya melihat masjid pusat London. Regents park. Dan aku merasa, ok pergi ke sana. Dan saya mencari sesuai yang saya inginkan. Aku berharap aku punya foto saya seperti diriku. Saya berbicara pekan lalu, aku punya foto yang terlihat seperti diriku.

(Islam adalah agama Rohmatan Lil-'Alamin, rahmat bagi seluruh alam semesta. sehingga tidak mengenal batasan bahwa rahmat itu hanya milik suatu kaum tertentu. Tetapi manusia yang membuatnya seperti berbatas. Contohnya, Islam dikatakan hanya milik bangsa Arab atau orang-orang Timur Tengah. Padahal tidak ada batasan seperti itu dalam Islam)


MC : Anda pergi ke sana dengan penampilan seperti ini, mengingat bahwa anda tidak memiliki jenggot waktu itu kan?

Tidak ada, saya memiliki rambut panjang berwarna biru terang, cincin di telinga, tato, rompi, ikat pinggang dengan peluru

MC : Jadi apa yang terjadi ketika mereka melihat Anda? 

Aku masuk ke sana, dan mencopot pelurunya. Karena itu menggelisahkan dan aku mencoba untuk mengikat rambutku lagi. Dan aku berkata "saya ingin bersyahadat" dan mereka terdiam, mereka tidak bisa banyak bicara, mereka seperti seolah-olah tidak mendengar saya. Aku berkata, Anda dapat membawa seseorang untuk bicara dengan aku? Jadi, mereka membawa Abdullah sekretaris masjid itu. Dia mengatakan, apa yang membawa Anda ke islam? Jadi saya menceritakan semua yang saya baca, dan membaca.

MC : Jadi dia terkejut?

Dia terkejut, katanya, "ok saya pikir Anda mengerti. Tapi Anda tidak bisa melakukannya seperti yang Anda lakukan". Saya katakan, saya tidak tahu bagaimana melakukannya, astaghfirullah ... saya bisa mengubah itu, tapi aku harus mengubah hati dulu. Dan saya bersyahadat. 

MC : Tanggal berapa? Harap diingat tanggal, tahun
4 Februari1986

(MC menutup acara)

"Satu hal terakhir ini cukup menarik, sedikit sentuhan Cat steven yang juga menjadi muslim waktu itu sehingga saya akhirnya mengajar bersama dia di regents Park. Ia mengajar orang dewasa dan saya mengajar anak-anak. Ketika saya belajar bahasa Arab, saya mengajar bahasa Arab untuk anak sekolah. Jadi bagaimana hal-hal itu terjadi, sesungguhnya Allah memiliki rencana yang indah.

*END*

Masya Allah, inilah kuasa Allah untuk memberikan hidayah pada mereka yang diridhoi oleh-Nya.
Benarlah firman Allah yang berkata :  

"Dan barang siapa yang disesatkan Allah, maka tidak ada seorang pun yang menjadi pemberi petunjuk baginya. Dan barang siapa yang diberi petunjuk oleh Allah, maka tidak seorang pun yang dapat menyesatkannya. Bukankah Allah Maha Perkasa lagi mempunyai (kekuasaan untuk) mengazab?" (Az-Zumar 36-37)

Karena Alah tidak akan menerima orang-orang yang mencari agama selain Islam, apalagi jika ia mati dalam keadaan membangkangi Allah Subhanahu wa Ta'ala. Naudzubillahimindzalik.

Bagi yang ingin menonton video lengkapnya silahkan klik disini ---> Kisah Abdul Malik yang menginspirasi

Semoga kita menjadi orang yang senantiasa diberi hidayah, agar kita kembali ke sisinya hanya dalam keadaan benar-benar Islam.
Wallahu a'lam bisshawab, astaghfirullah wa asta'fikum
Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh :)


📢 Republished byYesmuslim.info ] 


Terima Kasih Sudah Membaca ✔️ KISAH NYATA : abdul malik jabbar, Mantan PUNK RADIKAL yang Masuk Islam



Selengkapnya

Artikel Terkait Lainnya

YesMuslim.Info

Portal Muslim Terupdate !





Back to Top
  PERKEMBANGAN    COVID-19  

Subscribe | Daftarkan Email Kamu disini